Dunia perfilman Indonesia nampaknya akan semakin bergairah seiring dengan munculnya film2 yg bertemakan nasionalisme dan patriotisme, jujur aja menurut gue film bergenre inilah yang harusnya lebih banyak menghiasi poster2 di setiap gedung bioskop bukannya malah tergusur ama film yg ceritanya cuma horor konyol ga jelas yg cuma ngejual setan tapi ga ada makna dari film itu sendiri.........
Mungkin perlu waktu untuk menyadarkan semua pelaku dlm industri film untuk membuat perfilman Indonesia bisa lebih berkualitas, karena sudah saatnya sekarang film Indonesia ga cuma jadi tuan rumah di negri sendiri tapi juga harus bisa berprestasi di tingkat internasional....
Minggu, 28 Juni 2009
Film berkualitas.....?
Diposting oleh bloggerindie di 20.55 0 komentar
Minggu, 21 Juni 2009
Menyambut ultah Jakarta ke 482....
Sebentar lagi tepatnya tanggal 22 juni ini ibu kota tercinta Indonesia alias Jakarta akan berulang tahun ke 482, sebuah usia yg boleh dibilang sangat tua lalu apakah dengan semakin berumurnya Jakarta kehidupan masyarakat di dalamnya semakin maju...?
pertanyaan yg mungkin sulit di jawab mengingat semakin banyaknya pendudk miskin di Jakarta dari tahun ke tahun, padahal mereka hidup tidak jauh dari pusat pemerintahan terus siapakah yang salah.....?
kalo kita kembali ke belakang sejarah awalnya Jakarta bermula dari sebuah bandar kecil di muara Sungai Ciliwung sekitar 500 tahun silam. Selama berabad-abad kemudian kota bandar ini berkembang menjadi pusat perdagangan internasio-nal yang ramai.
Pengetahuan awal mengenai Jakarta terkumpul sedikit melalui berbagai prasasti yang ditemukan di kawasan bandar tersebut. Keterangan mengenai kota Jakarta sampai dengan awal kedatangan para penjelajah Eropa dapat dikatakan sangat sedikit.
Laporan para penulis Eropa abad ke-16 menyebutkan sebuah kota bernama Kalapa, yang tampaknya menjadi bandar utama bagi sebuah kerajaan Hindu bernama Sunda, beribukota Pajajaran, terletak sekitar 40 kilometer di pedalaman, dekat dengan kota Bogor sekarang.
Bangsa Portugis merupakan rombongan besar orang-orang Eropa pertama yang datang ke bandar Kalapa. Kota ini kemudian diserang oleh seorang muda usia, bernama Fatahillah, dari sebuah kerajaan yang berdekatan dengan Kalapa. Fatahillah mengubah nama Sunda Kalapa menjadi Jayakarta pada 22 Juni 1527. Tanggal inilah yang kini diperingati sebagai hari lahir kota Jakarta. Orang-orang Belanda datang pada akhir abad ke-16 dan kemudian menguasai Jayakarta.
Nama Jayakarta diganti menjadi Batavia. Keadaan alam Batavia yang berawa-rawa mirip dengan negeri Belanda, tanah air mereka. Mereka pun membangun kanal-kanal untuk melindungi Batavia dari ancaman banjir. Kegiatan pemerintahan kota dipusatkan di sekitar lapangan yang terletak sekitar 500 meter dari bandar. Mereka membangun balai kota yang anggun, yang merupakan kedudukan pusat pemerintahan kota Batavia.
Sekarang kota Batavia tak seangun dulu dimana orang yg kaya akan semakin kaya dan yg miskin tambah miskin, sekarang uda saatnya buat semua pihak yg masih peduli dengan Jakarta agar lebih peduli sesama yg membutuhkan, stop pembangunan2 oleh developer yg cuma cari untung ga peduli dengan lingkungan Jakarta.....
dengan begitu slogan ENJOY JAKARTA mungkin akan bisa benar2 dinikmati..........
Diposting oleh bloggerindie di 14.00 0 komentar
Minggu, 14 Juni 2009
Peralatan perang tua..........
Beberapa waktu yang lalu kita semua di kagetkan dengan beberapa kali jatuhnya pesawat perang milik TNI, ada yang menyebutkan penyebab jatuhnya pesawat2 tersebut karena faktor usia yang rata2 uda 20 tahun lebih. penggunaan peralatan perang tua ini telah banyak memakan korban jiwa prajurit2 terbaik yang dimiliki oleh TNI, padahal kebanyakan peristiwa jatuhnya pesawat pas lagi latihan belum ikut di pakai buat perang beneran tapi uda jatuh sendiri..........
Bagaimana negara ini bisa aman kalo peralatan perangnya aja uda pada uzur, panntes aja Malaysia berani provokasi negara ini soalnya mereka tau kalo negara ini dilindungi cuma dengan peralatan tua. emang anggaran pertahanan dari APBN cuma sedikit karena rata2 dialihan buat kepntingan seperti pendiikan dan kesehatan tapi mana hasilnya, pendidikan dan kesehatan masih belum bisa dinikmati merata di sini......
sebagai bonus nih daftar kecelakaan peswat TNI dari tahun 1991-2009 :
5 Oktober 1991: Kecelakaan pesawat Hercules TNI AU C-130 di Condet Jakarta Timur. Pesawat Jatuh setelah mesin mati. Tak kurang 135 orang tewas, mayoritas anggota Paskhas TNI AU.
8 Januari 2001: Kecelakaan pesawat Cassa Nurtanio (CN) 212 TNI AL di Desa Selimo, Kurima, Kabupaten Jayawijaya, Irian Jaya. Jatuhnya pesawat ini menyebabkan 10 orang tewas, termasuk Pangdam VIII Trikora Mayjen TNI Tonny Rompis.
20 Desember 2001: Kecelakaan pesawat Hercules TNI AU A-1329 TNI AU di Lhokseumawe, Aceh. Seluruh penumpang selamat meski luka-luka.
7 November 2002: Kecelakaan pesawat Cassa BN-2 A di Bandara Juwita Tarakan. Korbannya 7 orang tewas
20 Juni 2004: Kecelakaan pesawat Cessna 185 Skywagon klub terjun payung Parung, di Bogor. Korbannya atlet terjun payung Edi Cristiono tewas.
23 Desember 2004: Kecelakaan Helicopter Super Puma TNI AU. Jatuh di Desa Surgede, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah. Tak kurang 14 orang tewas, termasuk instruktur penerbangan di sekolah penerbangan Lanud Adisucipto, Yogyakarta.
22 Februari 2005: Kecelakaan pesawat Cassa 212-200 Polri di Kabupaten Sarmi, di dekat Bandara Mararena Papua. Korbannya 15 orang tewas, termasuk 4 kru.
21 Juli 2005: Kecelakaan pesawat CN-235 Alfa 2301 milik TNI AU. Jatuh di Bandara Malikussaleh, Lhokseumawe, Aceh. Tiga personel TNI tewas. Sultan Deli Tuanku Othman Mahmud Perkasa Alamsyah ikut tewas dalam peristiwa naas ini.
Rabu, 19 Juli 2006: Sebuah pesawat milik TNI Angkatan Darat jenis Cassa 212-200 pukul 08.25 WIB terjatuh di Tambak Cilendek, Semarang, dekat Bandara Ahmad Yani Kota Semarang.
23 Juli 2007: Pesawat berjenis OV 10F Bronco mesinnya rusak dan meledak pasca tinggal landas di Lanud Abddurrahman Saleh, Malang Jawa Timur. Satu orang tewas dan dua orang lainnya terluka.
30 Desember 2007: Pesawat milik TNI AL jenis Nomad jatuh pada pukul 11.30 WIB di Perairan Sabang, Aceh. Pesawat jatuh menghujam air di kawasan Aneuk Itam atau sekitar 200 meter dari Sabang. Dua orang tewas, yaitu Serma Yudi Sumbawan dan Trianda.
6 Januari 2008: Helicopter berjenis Twinpack S 58 T jatuh setelah mesinnya mati di daerah Riau. Seorang warga negara Singapura, Robert Candra, tewas akibat peristiwa itu. Sementara sembilan penumpang lainnya mengalami luka serius.
11 Maret 2008: Helicopter latih TNI AU jenis Bell-47G Soloy buatan tahun 1976 jatuh di ladang tebu Desa Wanasari, Kabupaten Subang, Jawa Barat. Lettu Engky Saputra Jaya tewas, sementara Prada Ridi W mengalami luka berat.
26 Juni 2008: Pesawat Cassa TNI AU A212-200 jatuh di kawasan Gunung Salak, Bogor, Jawa Barat. Tak kurang 18 penumpang tewas.
6 April 2009: Pesawat Fokker 27 jatuh dan terbakar di hangar Bandara Husein Sastranegara, Bandung. Korban 24 orang tewas.
20 Mei 2009: Pesawat Hercules C-130 jatuh dan terbakar di persawahan Desa Geplak, Kecamatan Karas, Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Sedikitnya 101 orang tewas dan 11 luka. Korban kebanyak anggota TNI dan keluarganya.
Diposting oleh bloggerindie di 14.44 0 komentar







